Tuesday, December 11, 2012

Kandungan Nutrisi Apel

Apel adalah jenis buah-buahan, atau buah yang dihasilkan dari pohon buah apel. Buah apel biasanya berwarna merah kulitnya jika masak dan (siap dimakan), namun bisa juga kulitnya berwarna hijau atau kuning. Kulit buahnya agak lembek, daging buahnya keras. Buah ini memiliki beberapa biji di dalamnya.
Orang mulai pertama kali menanam apel di Asia Tengah. Kini apel berkembang di banyak daerah di dunia yang suhu udaranya lebih dingin. Nama ilmiah pohon apel dalam bahasa Latin ialah Malus domestica. Apel budidaya adalah keturunan dari Malus sieversii asal Asia Tengah, dengan sebagian genom dari Malus sylvestris (apel hutan/apel liar).

Kebanyakan apel bagus dimakan mentah-mentah (tak dimasak), dan juga digunakan banyak jenis makanan pesta. Apel dimasak sampai lembek untuk dibuat saus apel. Apel juga dibuat untuk menjadi minuman sari buah apel.

Manfaat kesehatan dari apel

     Lezat dan renyah buah apel mengandung banyak phtyto-nutrisi, dan anti-oksidan. Studi menunjukkan bahwa komponen tersebut sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan kesehatan manusia secara keseluruhan.


     Apel rendah kalori, 100 g irisan buah segar menyediakan hanya 50 kalori. Apel, bagaimanapun, tidak mengandung lemak jenuh atau kolesterol. Meskipun demikian, buah ini kaya akan serat makanan, yang membantu mencegah penyerapan kolesterol makanan-LDL atau buruk dalam usus. Serat juga melindungi selaput lendir usus dari paparan zat beracun dengan mengikat bahan kimia penyebab kanker di dalam usus besar.

     Apel kaya antioksidan phyto-nutrisi flavonoid dan polyphenolic. Jika diukur total nilai anti-oksidan (ORAC value) dari 100 g buah apel adalah 5900 TE. Beberapa flavonoid penting dalam apel quercetin, epikatekin, dan procyanidin B2. Selain itu, mereka juga baik dalam asam tartaric yang juga memberikan rasa tart. Secara keseluruhan, senyawa ini membantu tubuh melindungi dari efek buruk radikal bebas.

     Buah apel mengandung sejumlah vitamin C dan beta-karoten. Vitamin C merupakan antioksidan alami yang kuat. Konsumsi makanan yang kaya vitamin C membantu tubuh mengembangkan resistensi terhadap agen infeksi dan bahan berbahaya, pro-inflamasi radikal bebas dari tubuh.

     Selanjutnya, buah apel merupakan sumber yang baik dari vitamin B kompleks, seperti riboflavin, thiamin, dan piridoksin (vitamin B-6). secara bersamaan vitamin-vitamin ini membantu sebagai co-faktor untuk metabolisme enzim serta berbagai fungsi sintetis dalam tubuh.

     Apple juga mengandung sejumlah kecil mineral seperti kalium, fosfor, dan kalsium. Kalium merupakan komponen penting dari sel dan cairan tubuh membantu mengendalikan denyut jantung dan tekanan darah sehingga melawan pengaruh buruk dari natrium.
Good points
Bad points
 
Apel  (Malus domestica)
Nilai Nutrisi per 100 g,
ORAC value-5900
(Sumber: USDA National Nutrient data base)
Energy 50 Kcal 2.50%
Carbohydrates 13.81 g 11%
Protein 0.26 g 0.50%
Total Fat 0.17 g 0.50%
Cholesterol 0 mg 0%
Dietary Fiber 2.40 g 6%
Vitamins

Folates 3 µg 1%
Niacin 0.091 mg 1%
Pantothenic acid 0.061 mg 1%
Pyridoxine 0.041 mg 3%
Riboflavin 0.026 mg 2%
Thiamin 0.017 mg 1%
Vitamin A 54 IU 2%
Vitamin C 4.6 mg 8%
Vitamin E 0.18 mg 1%
Vitamin K 2.2 µg 2%
Electrolytes

Sodium 1 mg 0%
Potassium 107 mg 2%
Minerals

Calcium 6 mg 0.60%
Iron 0.12 mg 1%
Magnesium 5 mg 1%
Phosphorus 11 mg 2%
Zinc 0.04 mg 0%
Phyto-nutrients

Carotene-ß 27 µg --
Crypto-xanthin-ß 11 µg --
Lutein-zeaxanthin 29 µg --

Sumber
pdgmi

0 comments:

Artikel